Alex,
begitulah aku mengenalnya malam tadi.
Entah dari mana dia datang tiba-tiba saja dia sudah ada disampingku.
Sumpah, aku belum pernah aku mengenalnya, namun mengapa wajahnya begitu familiar?
coba kuingat-ingat…oh dia mirip dengan lelaki yang mengiklankan rokok di TV.
atau malah rada mirip david beckham yah?
Mungkin campuran antara keduanya
Gagah, tampan, dan terkesan cuek

Kami duduk satu mobil bersama seorang ibu, entah siapa dia, aku pun baru melihatnya
Alex,ternyata dia cerewet sekali
dia memang seorang yang menyenangkan
mobil berhenti disebuah penginapan di puncak bukit, mirip gereja malah
bergaya eropa, lokasinya pun aku tak tahu.
Pemandangan begitu indah
kita sudah sampai, kata alex
akhirnya gak cuma jadi pendamping pengantin terus…omelnya
kami masuk kesebuah ruangan
sudah ada beberapa orang disana
ternyata orang tua alex dan beberapa saudaranya
hei…ada seorang pendeta, mau apa dia disini
belum habis rasa penasaranku, seorang menyuruh kami segera berlutut di depan pendeta
ayo kita menikah, ajak alex
Tak kusadar, kakiku melangkah dan ikut berlutut disamping alex
belum sempat aku mendengar apa yang dikatakan alex didepan pendeta, kini sudah tiba giliranku berkata
berkata apa?aku tak tahu, ada secarik kertas didepanku, bisa saja ku baca itu..tapi…
itu bukan bahasa agamaku
akhirnya doa kupanjatkan dalam hati, semoga pernikahan ini membawa kebaikan dan kami diberi anak keturunan yang baik.
disampingku, seorang wanita berpakaian mirip denganku bertanya
“kenapa kamu bisa disini, bagaimana, apa ceritamu kok bisa diterima sama orang tua alex?”
aku kaget terperanjat, ya Tuhan
bukannya ini hanya sebuah permainan, tapi kenapa semua mengira ini benar?
aku sudah punya seorang suami dan anak
kenapa aku menikah lagi?
apa yang akan kukatakan pada mereka?
aku berdosa?
Ku lirik Alex
ku tarik tangannya sebelum kami ditarik untuk diajak berpesta
lek, kita mesti bicara, kataku
ok, kata alek sambil memegang tangan ku erat
kami berjalan menyusuri ruangan dengan bunga rambat disisi-sisinya
orang – orang tampak sedang duduk menikmati makanan yang disajaikan dimeja
Lex, kamu tahu ini salah, aku dah punya suami dan anak
kenapa bisa jadi disangka kita menikan benereran? kataku
Aku tahu, aku menyukaimu, dan kita sudah menikah sekarang,
kau istriku jawab Alex
Wajahnya tampak senang, tampan sekali dia
Tapi bagaimana kalau mereka tahu, apa yang akan ku katakan? balasku pada Alex
Mereka tdak akan tahu, ini sangat jauh dari mereka, jawabnya ringan
Kau bisa kembali pada mereka, tapi kau juga istriku
kau unik, aku mencintaimu, sungguh
Tangannya memeluk tanganku erat
Aku merasa hangat,
Gila kataku dalam hati, kenapa aku bisa begini
Hatiku bergetar, ingin sekali aku memeluknya erat
Aku juga menginginkanmu
tapi dibenakku masih terbayang anak dan suamiku
mereka kehdupanku yang sebenarnya
Alex, kau hanya seberkas mimpi yang kan hilang ketika ku tersadar
Pintu kamarpun terbuka……
ternyata ini sudah pagi,
dan anakku masih tidur nyenyak disampingku
Namun hatiku masih bergetar, kenapa aku merindukanmu
Alex
Ditulis dalam Dunia mimpi